MENU

Read more: http://epg-studio.blogspot.com/2011/04/tab-menu-horizontal-dengan-css-versi-5.html#ixzz1mR7g4EtF

Senin, 13 Februari 2012

CARA REPARASI TELEVISI

Kerusakan gambar Tv terpotong atas atau bawah

Kerusakan tv gambar terpotong atas dan bawah.
Kerusakan gambar tv seperti ini sering terjadi pada hampir semua merk dan ukuran tv. Kerusakan seperti ini adalah terjadi kerusakan pada rangkaian vertikal. Adapun letak kerusakannya bisa terjadi pada daerah oscilator vertikal, daerah driver vertikal atau yang sangat sering adalah pada rangkaian output vertikalnya. Kerusakan pada tingkat output vertikal ini bisa terjadi karena ada kerusakan pada ICnya. Kerusakan kondensator dan kerusakan resistor. Dan pernah juga mendapatkan karena terjadi kerusakan dioda.


Tv Tosiba 14 inci mati total, sudah gagal servis

Tv Tosiba 14 inci mati total,untuk kerusakan mati total biasanya langkah pertama yang dilakukan adalah. Mengecek tegangan listrik sudah masuk mesin belun, cek kabelnya ada yg putus tidak, cek sikring putus tidak. Tapi hal ini batal saya lakukan karena saya melihat ada beberapa komponen yg sudah hilang pada daerah power suplay.(tv ini gagal servis rupanya, soalnya yg bisa mencopot travo Ac matik dan Str tentu seorang tehnisi), Yg hilang tersebut diantaranya Str ac-matic, travo Ac-matic dan masih ada komponen-komponen kecil seperti resistor dan beberapa kondensator, untuk mengembalikan normal sangat sulit karena untuk mencari komponen-2 yg sudah hilang cukup repot.
Setiap komponen yg akan diganti harus sama nomer serinya, meskipun contohnya sudah tidak ada masih ada jalan (kalau mau) untuk mengembalikan kondisi power suplay agar kembali seperti semula. Caranya kita cari tv yg merk seri dan tipenya sama, lalu tv tersebut dibuka dan dicatat semua komponen yg hilang lalu dibelikan. Atau bisa dgn cara mencari sekema tv tersebut dan dari sekema ini kita bisa memperoleh keterangan komponen apa saja yg perlu dicatat nomernya. Tapi dari langkah tsb diatas ada langkah yg lebih gampang, lebih praktis dan lebih murah yaitu membeli rangkaian power suplay yg sudah jadi di toko onderdil banyak yg jual, banyak macam dan modelnya. Tergantung kebutuhan dan minat kita saja. Untuk membeli rangkaian power suplay ini yang paling harus diperhatikan adalah kebutuhan tegangan output-nya. Misalnyg tegangan 110 v untuk horisontal out put, tegangan 12 volt, dan tegangan lain yg diperlukan. Kebetulan saya masih punya stok jadi untuk penggantian ini saya tdk perlu pergi membeli. Model regulator yg saya punya adalah model yg sangat sederhana yakni belum ada dioda ac inputnya maupun dioda-2 outputnya. Jadi harus pinter-2 mengkombinasi antara mesin yg asli dgn rangkaian regulator jenis ini. Tapi caranya tidak sulit. Tegangan litrik masih langsung masuk pada pcb mesin asli setelah melalui dioda penyearah dan teganganya sudah menjadi Dc
baru arus Dc nya tersebut disambung langsung ke modul regulator yg baru, hati-2 jangan sampai terbalik bisa berakibat fatal. Karena modul jenis ini belum ada kondensator input tegangan tingginya jadi masih memanfaatkan kondensator yg terpasang di mesin tv dan kondensator inilah kita bisa menentukan mana arus plus (+) nya dan mana arus negatifnya (-) bisa juga dari titik ini kita menyambungkan kabel ke modul regulator kita. Sampai disini berarti pemasangan bagian primernya sudah selesai. Tinggal kita memasang/menyambung bagian sekundernya. Yaitu bagian arus keluarnya dari modul regulator. Kebetulan tv yg sedang saya hadapi cuma butuh 2 tegangan yaitu 110 volt untuk horisontal dan 12 volt untuk kebutuhan tegangan-2 lainya. Jadi saya cukup menyambungkan 3 buah kabel yaitu satu untuk ground satu untuk arus 110 volt dan satu lagi untuk arus 12 volt, kebutuhan yg diperlukan 12 volt tapi di regulator yg baru adanya yg terendah 13 volt, 15 volt, 24 volt, 110 volt dan 180 volt. Maka untuk kebutuhan yg 12 dimesin saya sambung dgn 13 volt di regulator. Begitu pemasangan selesai modulnyapun sudah terpasang rapi maka tv pun bisa dihidupkan untuk dicoba. Pada saat mencoba pertama tegangan yg harus dipantau adalah tegangan yg 110 volt karena tegangan disini tidak boleh lebih. Kelebihan tegangan disini bisa mengakibatkan rusaknya beberapa komponen, kadang-2 tabung bisa mati. Maka harus hati2. Oke tegangannya normal dan flaybaknyapun sudah bekerja dgn ditandai adanya kejutan tegangan pada saat stat pertama. Kita lihat tampilanya layarnya sekalian pasang antene dan seting menunya, lakukan penyetelan scren dan focus kalau diperlukan saja.

Tv Digitek 14 inci mati, kalau dihidupkan hanya ada suara jeg . . .

Tv Digitek 14 mati kalau dihidupkan hanya bunyi jeg..
Digitek seri D142020 adalah termasuk Tv yang sudah lumayan lama namun kalau di pedesaan masih banyak yang menggunakan karena memang rata-rata gambarnya masih lumayan.
Begitu tutup tv saya buka kotor sekali, banyak debu hangus menempel disana sini, langsung saja saya bersihkan dulu sebisa mungkin karena menurut pemilik sudah bertahun-tahun disetel di ruang dapur jadi debu hangusnya seperti agak lengket mengandung minyak. Agar supaya mesin bisa kelihatan bersih maka untuk membersihkan Pcb bagian bawahnya menggunakan cairan thiner A, thiner jenis ini memang sangat cocok untuk membersihkan kotoran pcb, hasilnya bisa bersih karena semua kotoran yg mengandung noda dan kotoran bekas bakaran tenolpun luntur, sehingga pcb jadi bersih dan jalur-2nya tampak jelas. Setelah bersih saya mulai cek tegangan power suplay terutama yg saya cek adalah suplay 110 vol. Hasilnya masih bagus sampai ke flaybak. Lalu tv saya matikan dan langsung mengecek transistor horisontal outputnya. Saya lebih senang mengecek transistor diluar rangkaian karena menurut saya hasilnya lebih akurat. Transistor inipun kondisinya masih bagus. Anehnya kenapa flaycknya tidak mau kerja ? Saya lanjutkan dgn mengecek transistor drifer horisontal, hasilnya masih bagus juga. Dalam keadaan Transistor Horisontal Autputnya masih terlepas saya mencoba mengetes Signal Horisontal sudah bekerja belum yaitu dgn cara menggunakan multester posisi Ac 50 volt kabel hitam pada ground dan kabel merah tancapanya dipindah ke lobang out pada tester lalu ujung merahnya untuk mengukur pada colektor transistor driver horisontal. Sinyal horisontal sampai ditingkat driver ini bekerja baik yaiu menunjuk sampai 50 volt ac. Hati saya agak lega karena kerusakan horisontalnya tidak terjadi pada tingkat oscilator yakni sudah pasti terjadi pada tingkat outputnya. Dan perhatian saya kembalikan lagi ke bagian output horisontal. Masih dlm keadaan tanpa tr horisontal out saya cek apakah signal horisontalnya sampai ke lobang basis tr horisontal out?. Ya.. Sampai ! memang signal sampai disini kecil karena sudah di downkan oleh travo driver horisontal. Tv saya matikan lagi dan memasang tr horisontal outnya setelah selesai saya coba lagi dan masih tetap tidak mau bekerja. Bingung ya... Berdasarkan filing/ pengalaman maka saya mencabut kabel Defleksi horisontalnya lalu tv saya coba lagi. Sesss... Suara sepeker sudah bunyi seperti kalau tv tdk ada siaran. Tv kembali saya matikan dan saya mencopot Defleksinya. Yah ternyata benar gulungan Defleksi Horisontalnya terbakar/hangus. Sayapun segera mencari ganti karena seingat saya kalau saya masih punya cadangan defleksi meski tidak baru tapi masih sangat layak dipakai. Setelah Defleksi saya dapatkan langsung saja saya memasang. Memindahkan kabel defleksinya dari defleksi yg rusak dimbil kabelnya saja. Karena soket kabel defleksi untuk tipe digitek ini agak lain. Jadi harus menggunakan kabel yang lama. Setelah pemasangan selesai tv saya nyalakan dan alhasil telah keluar sinar. Pemasangan defleksi memang perlu ketelitian sendiri agar bisa dihasilkan polaritas gambar yg bagus. Pemasangan defleksi yg tidak tepat mengakibatkan tampilan gambar warna seperti terkena medan magnit, gambar miring, atau gambar terbalik ( terbalik vertikal atau terbalik horisontal. Memasang defleksi harus cermat maju mundurnya maupun putaran kanan kirinya. Tapi Al-hamdulillah defleksi ini termasuk defleksi yg mudah dipasang. Soalnya kadang-kadang ada defleksi yg sulit dipasang. Setelah hasilnya cukup rata, tv saya matikan lagi lalu memasang cincin polaritas warnanya. Kembali sambil melihat gambar karena polaritas ini perlu juga pemasangan yang tepat, kalau tidak nanti akan timbul warna yg menumduk/bergeser tidak tepat.

Tv Polytron 20 inci mati, lampu indikator kedip2 diikuti suara dug...dug...dug...

Tv Polytron 20inci kerusakan : mati, lampu indikator kedip-2 diikuti suara dug...dug...dug.... Kerusakan tv seperti ini aku dapat pada servis panggilan yakni di Desa Ndeles, Kecamatan Ngablak yaitu sebuah desa yg terletak di gunung Merbabu. Saya perlu waktu sekitar 2 jam perjalanan sepeda motor untuk sampai di desa tersebut. Cuaca mendung & udarapun terasa dingin meski baru jam 2 siang. Tuan rumah antusias sekali menyambut kedatangan saya terbukti dgn banyaknya suguhan yg dihidangkan. Ada roti,ada pisang goreng hangat dan yg paling aku lirik adalah jagung rebus. Sambil makan hidangan yg ditemani segelas kopi panas saya menanyakan gejala-2 kerusakan tv-nya. Sambil menuju ke arah tv di meja lalu menancapkan ke listriknya dan tivipun dihidupkan. Nah... ngeten niki rusake, riyin menawi ngeten lajeng ditunggu 10 menit saget gesang piyambak namung menawi awal gesang gambaripun mboten ceto saksampune 5 menit malih gambar pun sae. (nah... begini rusaknya,dulu setelah ditunggu 10 menit tv akan hidup sendiri tapi pada awal hidup gambarnya tdk jelas setelah kira-kira 5 menit lagi gambar sudah bagus) 'kata si pemilik tv dgn logat bahasa daerahnya yg khas', dari keterangan sipemilik yg demikian apakah anda sudah bisa memperkirakan kira-2 rusaknya apa ?
Saya punya prediksi kerusakan yaitu: 1. Ada kerusakan pada daerah power suplay. 2. Ada kerusakan pada fokus.
Saya mulai dgn membuka kesing, lalu membersihkan debu yg hampir mengenai seluruh mesin. Setelah semua bersih dan seluruh komponen tampak jelas, saya memperhatikan komponen-2nya, mata saya tertuju pada daerah power suplay karena prediksi pertama saya memang ada kerusakan di tingkat ini. Saya melihat ada 3 bh kondensator yg kulitnya sudah berubah warnanya dan salah satunya malah ada yg menggelembung seperti mau meletus. Tanpa pikir panjang saya langsung melepas 3 bh kondensator tersebut dan saya ganti dgn yg baru. Nilai kondensator tsb adalah 220mf-50volt, 100mf-50v dan 47mf-50vol. Setelah penggantian selesai saya mencoba menghidupkan mesin dan alhasil Tv sudah bisa menyala. Ternyata benar bahwa gambarnya buram karna tidak fokus, aku langsung mencari obeng untuk menyetel fokus, tapi tidak membuahkan hasil. Tv saya matikan dan saya mulai mengecek kabel fokus sampai soket Crt. Soket Crt saya buka penutup sambungan kabel fokus, ternyata benar Soket Crt-nya ngefong dan patrian kabel fokus hampir putus. Saya langsung mencopot soket tersebut. Nikune sing rusak ? Itunya yang rusak ? Tanya pemilik Tv yg masih setia menunggu. Ya... Tapi harus beli dulu karna saya tdk punya persediaan. Nggih tumbaske mawon sing sae pindah (ya belikan saja yg bagus sekalian). Awis mboten regine (mahal tidak harganya) lanjut tanya siempunya sambil mengambil soket & memperhatikanya. Tidak begitu mahal. Jawap saya singkat. Nggih tumbaske sing sae asal mboten langkung saking 200 ewu, soale kula pun telanjur remen kalih Tv niki, gambare sae suantene dahsat kados teng gedung bioskop. ( ya belikan yg bagus asal tidak lebih dari 200 rb, soalnya saya sudah telanjur senang dgn Tv ini disamping gambarnya bagus suaranya dahsat seperti di gedung film). Aku segera bebenah untuk berangkat ke kota Salatiga untuk membeli soket Crt. Begitu masuk kota aku mampir ke pos Polisi menanyakan toko penjual & rute jalanya. Pak Polisipun menjelaskan rute dgn jelas dan ternyata tidak begitu jauh tempatnya. Akupun segera masuk toko dan diberi 3 bh soket yg untuk dipilih " terima kasih pak Polisi" sesuai Amanah saya membeli yg paling bagus menurut saya. Saya langsung pulang kembali dan berhubung sudah terdengar adzan magrib saya minta ijin untuk ke musholla dulu yg letaknya tdk jauh dari rumah pemilik Tv. Selesai solat magrib aku kembali duduk dimeja dan menancapkan solder. Sambil menunggu panasnya solder saya menyalakan rokok kesukaan saya dan menyantap hidangan pisang goreng yg sekarang sudah dingin. Tidak lama juga si pemilik rumah datang menemaniku lagi sambil membawa 2 gelas kopi panas. Monggo diunjuk rumiyin mumpung tasih benter,( silahkan diminum dulu selagi masih panas) tawar dia dgn ramah. Tanpa basa-basi aku mulai meneguk hidangan kopi merbabu . Solderpun sudah panas dan aku segera memasang Soket Crt yg baru, setelah selesai saya mencoba menyalakan Tv untuk melihat hasilnya. Wah... Saiki Tvne wis dadi (sanjungan riang dgn suara lantang sang pemilik seraya memberi tahu kepada anak istrinya yg berada di ruang tengah. Istri dan kedua anaknyapun datang melihat hasilnya dgn gembira. Saya membiarkan Tv menyala dgn kondisi terbuka untuk menunggu apakah masih ada kelainan atau tidak. Kira2 lima menit menyala & tidak ada tanda-2 kerusakan lagi, tv kembali saya matikan dan mengecek pendingin-pendingin Transistor Horisontal, Ic Vertikal, Ic Audio out, dan Ac matik, ternyata semuanya tidak ada yg panas berlebihan dan saya nyatakan Tv sudah dalam keaadaan aman. Mesin Tv saya masukan ke len-nya merapikan kabel-2 lalu memasang tutupnya.

Tv Sharp21inci kalau dihidupkan lampu-indikatar menyala hijau tapi terus menyala merah dan kedip-2

TV Sharp 21 kerusakan kalau dinyalakan lampu indikator menyala hijau lalu menyala merah dan kedip2.
Setelah membuka mesin, membersihkan, lalu saya lakukan pengecekan tegangan, Tegangan power suplay bagus, lalu saya teruskan ke Bagian Horisontal yaitu pada outputnya. Tegangan 110volt yg masuk ke flaybak pada saat power dinyalakan ada tegangan normal tapi tdk lama hilang, saya cek transistor horisont outputnya ternyata bagus.
Punya kecurigaan pada power suplay yg bekerjanya tidak optimal. 2 bh elconya tak ganti dgn baru tapi tidak membuahkan hasil. Sampai disini saya sempat bingung. Dalam keadaan bingung ini lalu mencoba-coba, percobaan masih terfokus pada rangkaian horisontal output yaitu seputaran flaybak karena pada saat power dinyalakan pertama sudah ada kejutan horisontal seperti flaybak mau bekerja tapi kok terus menghilang. Jajangan-jangan rusak flaybaknya, (pikir saya) karena kebetulan ditempat bengkel saya ada tv yg persis & kondisinya nyala bagus, maka saya segera melepas flaybak yg saya curigai rusak dan saya ganti dgn flaybak meminjam dari tv saya yg bagus. Pemasanganpun selesai dan saya mencoba menghidupkan Tv dgn harapan Tv sudah akan bisa menyala. Tapi ternyata . . . Hasilnya masih belum bisa nyala seperti semula. Mulai tambah bingung dan penasaran. Karna perut terasa lapar saya berhentikan dulu petualangan saya untuk pergi ke dapur mencari makan dgn ala kadarnya. Maklum waktu sudah malam dan kalau mau pergi ke warung makan jauh, harus jalan skitar 5 km karna saya tinggal di pedesaan. Al-hamdulillah makanan telah tersedia dan saya mulai menyantapnya pelan-pelan sambil berpikir kira Tv tersebut rusak apanya. Alhasil makanpun telah selesai lau saya ambil sebatang rokok kesukaan saya lalu saya nyalakan dan duduk lagi di meja kerja saya, tangan saya belum mulai bekerja karna masih sibuk memaikan rokok, hanya mata saya yg sudah sibuk mengamat-amati mesin tv tersebut,dgn tujuan mengamati titik-titik solderan barang kali ada yg kendor, karna Tv yg saya hadapi adalah tergolong tv muda dan dari produk bagus jadi yg namanya patrian kendor tidak saya ketemukan. Mata saya masih tertuju pada sirkuit flaybak dan saat rokok mendekati habis mungkin sedang nikmat-2nya kata orang menikmati rokok mulai timbul pikiran ' mungkinkah kejadian ini karena beban kerja flaybak yg terlau berat karena mungkin ada penyumbatan pada rangkaian sukunder flaybak. Karna saking penasaranya maka rokok segera saya taruh di asbak dan tangan segera mengambil solder & sedotan tenol. Saya mulai melepas resistor pemcngkit tegangan 180 volt & melepas dioda pembangkit tegangan 24 volt untuk vertikal output. TV saya nyalakan dan Al-hamdulillah Flaybak sudah mau bekerja jadi penyakitnya hampir ketemu. Pikiranpun mulai senang karena sudah ada titik harapan, mata yg sudah mulai ngantuk kini terang kembali. Dari 2 komponen yg saya lepas satu persatu tak pasang lagi dan saya mulai pasang 1 resistor pembangkit tegangan 180 volt. Tv saya tes lagi dan ternyata flaybak masih bisa bekerja dan saya ukur tegangan 180 volnya bekerja bagus. Lalu saya lanjutkan dgn memasang dioda pembangkit tegangan vertikal outputnya. TV saya coba lagi dan ternya Flaybak kembali tidak bekerja dan lampu indikator kedip-2 lagi. Tidak pikir panjang saya langsung melepas Ic Vertikal outputnya dan Tv saya coba lagi, flaybak kembali bekerja dan begitu saya liat dilayar sudah ada sinar garis seperti lidi memanjang dari kiri ke kanan. Karena pengen cepat bisa tau kepastian rusaknya maka saya segera meminjam Ic Vertikal output di Tv yg tadi saya pinjam flaybaknya langsung saya pasang. Dan . . . Al-hamdulillah Tv sudah bisa hidup. Jadi kerusakan seperti itu bisa diakibatkan konsletnya Ic Vertikal output. Maka untuk rekan-2 kalau menjumpai kerusakan Tv yg seperti saya alami tidak usah lama-2 mencari kerusakanya, langsung saja potong kompas, cek Vertikal outputnya.

Tv cina 21 inci rusak tidak ada gambar,hanya seperti radio

Belum lama ini saya menjumpai kerusakan Tv cina 21 inci yaitu rusak tidak ada gambar, tidak ada sinar sama sekali di layar. Jadi hanya seperti radio.
Langkah2 yg saya lakukan
1. Membuka kesing ( Ingat . .! Sebelum membuka kesing kabel listriknya dilepas dulu agar Tv terputus dari jala-jala listrik)
2. Membersihkan mesin dari debu memggunakan kuas kering disamping agar bersih tujuanya agar komponen-komponenya terlihat jelas, jadi kalau misalnya ada resistor yg terbakan, langsung bisa terlihat.
3. Mengeluarkan mesin dari sasisnya ditaruh terbalik agar bisa melihat papan pcb bagian bawahnya dgn jelas.
4. Saya lakukan pengecekan tegangan mulai dari Power suplay bagus, Horisontal bekerja dengan baik, akhirnya ketemu yaiu ada patrian kemdor pada Resistor Hitler/filamen. Jadi filamen tabung layar (CRT) tidak menyala, Setelah saya lakukan solder ulang Tv kembali bagus, hanya perlu tambahan penyetelan fokus karna kurang tepat.


Mengatasi kerusakan vertikal yang membandel

Ada pertanyaan dari rekan begini '' saya sudah skitar 5 thn terjun jasa servis tv, sudah berkali2 menghadapi kerusakan pada rangkaian vertikal namun selalu berhasil dan tidan ada masalah, tapi kali betul2 timbul masalah, Ic output vertikal sudah tak ganti baru, Defleksinya juga sdah tak coba ganti karena kebetulan punya tv sama. Tegangan pada rangkaian semua normal, tapi tetep vertikal tidak mau membuka, hanya timbul garis. Solusinya dong pak, sdah puyeng nih.... Suwun Yang sangat penting anda harus bisa mendeteksi letak kerusakan pada tingkat mana, pada tingkat outputnya atau pada tingkat ascilatornya. Caranya : anda lepaskan/netralkan input vertikal pada ic output vertikalnya, setelah netral masukin signal ac dari adaptor 3,5 volt tapi sebelumnya harus anda jembatani dengan kondensator 100 mf-50 volt. Kalau di injek signal ternyata raster pada layar mau membuka bararti kerusakan pada tingkat oscilatornya, tetapi kalau di injek signal tetap rester tidak mau membuka maka kerusakan terjadi pada rangkaian outputnya.

Tv tuner tidak keluar gambar

Tv tuner tidak keluar gambar. Postingan pak Nasichin kali ini membahas tentang Tv tuner yang tidak keluar gambar dan postingan ini tidak hanya untuk kalangan tehnisi melainkan untuk semua saja yang kebetulan sedang menghadapi problem tentang tv tuner yang tidak keluar gambar. Oke pak Nasichin langsung saja ke bagaimana cara mengatasinya. Langkah2nya sebagai berikut : 1. Pastikan bahwa monitor komputer anda dalam keadaan baik dan sekaligus teraliri arus listri. 2. Sambungkan kabel data monitor komputer ke tv tuner dan jangan lupa memasang adaptor tv tunernya, sekalian pasang antene tv dan pastikan bahwa antena tv nya tidak ada masalah. 3. Nyalakan monitor kumputer dan nyalakan tv tuner. Pada tampilan akan tampil tulisan : A) No signal berarti tv tuner anda belum mengirimkan signal apapun ke monitor komputer. B) Combo tv box berarti tv tuner anda telah mengirimkan signal cuma belum memperoleh signal siaran. Carilah siaran dengan jalan anda buka menu tv tuner melalui remot atau langsung melalui tombol program. Masuk ke '' system '' pasang inputnya pada posisu Tv, soung sys pada 8/G. Colour sys pada Auto. Lalu berpindah ke menu '' Preset '' menu ini digunakan untuk mencari siaran dan anda langsung menuju AUTO TUNE dan klik ok. Tunggu beberapa saat sampai proses tuning berjalan dan otomatis akan menyimpan seluruh siaran tv yg bisa terdeteksi dgn baik.

Tv harus di gebrok

Menjawab pertanyaan rekan dengan keluhan '' Tv gambar hilang,kalau digebrok bisa muncul gambar normal, setelah beberapa lama hilang lagi, lalu digebrok bisa keluar gambar lagi, awalnya satu bua hari minta gebrok sekali, tapi lama kelamaan semakin sering harus digebrok, bahkan setelah di gebrok beberapa kali baru muncul gambar, pokoknya semakin parah'' kira2 rusak apanya? Oke jawabannya begini, tapi karena saudara penanya rupanya bukan seorang tehnisi, atau seseorang yang belum memiliki pengetahuan ttg servis tv maka saran saya adalah '' Serahkan perbaikan tv anda ke tehnisi yg anda percaya'' Tapi kalau anda sudah mempunyai bekal pengetahuan ttg servis tv, kerusakan tv yg sedang anda hadapi adalah : Ada patrian kendor, sangat jarang, atau saya sendiri belum pernah menemukan kerusakan tv seperti yg sedang anda hadapi karena ada kerusakan komponen, dari sekian banyak kerusakan tv seperti tsb diatas selalu disebabkan adanya patrian kendor, Perhatikan seluruh badan pcb dan anda lihat apakah ada patrian kendor? Patri ulang saja komponen2 yang dimungkinkan kendor, Meskipun pekerjaanya mematri ulan komponen yg patrian kendor itu mudah anda tetap dituntut selalu hati2, karena kalau sampai ada yang konslet bisa menyebabkan komponen akan rusak / tv akan jadi mati.

Kerusakan tv gambar menyempit, dibagian atas, bawah, atau atas bawah


Kerusakan Tv gambar menyempit dibagian atas,bawah atau atas bawah atau bahkan tidak ada gambar sama sekali melainkan hanya ada satu buah garis seperti lidi memanjang dari kiri ke kanan. Sementara suara tetap bagus.
Hal ini terjadi karena ada kerusakan pada bagian vertikal-nya, bisa terjadi kerusakan pada tingkat oscilator vertikalnya atau bisa juga pada tingkat outputnya.
Langkah2 yg perlu dilakukan
1. Untuk gambar yg kurang lebar sebelum membuka kesing tv, coba stel dulu v-high, v-size dan v-linnya melalau jasmen menu servis remot, (untuk model tv yg sudah mempunyai menu servis yg menggunakan remot) untuk tv yg belum mempunyai menu servis remot ya terpaksa harus membuka kesing dan mengetrim trimpot v-high v-lin dan v-size-nya. Letaknya trimpot2 tsb biasanya tdk jauh dari rangkaian vertikal output. Sudah dilakukan ? bagaimana hasilnya.Tidak berhasil dgn pengetriman ini?

2. Berdasarkan pengalaman lapangan kerusakan vertikal begini saya langsung ke bagian vertikal outputnya. Karena kerusakan pada bagian output lebih sering terjadi dari pada dibagian oscilatornya.
3. Ukur tegangan B+ suplay Ic Vertikal ouptnya, besarnya tergantung Ic yg dipergunakan, kebanyakan menggunakan suplay yg 25 volt. Tegangan drop ? Coba lepas Ic-nya lalu nyalakan lagi & ukur teganganya. Jadi normal ? Berarti yg menyebabkan ngedropnya tegangan adalah Ic tsb. Ganti saja dgn yg baru. Tv nyalakan lagi & lihat hasilnya, sudah berhasilkah ? Sudah sepurnakah ? Kalau belum sempurna misalnya gambar masih kurang lebar, terlalu lebar, coba lakukan pengetriman v-lin, v-high & v-size nya.
Sampai disini mudah2an anda telah berhasil mengatasi kerusakan tv dgn klasifikasi kerusakan vertikal. Kalau ternyata gambar masih cacat misalnya terlalu lebar, kurang lebar dan v-size, v-line dan v-high nya tdk bisa menyempurnakan maka anda harus melanjutkan dgn pengecekan kompmen lainya disekitar rangkaian vertikal output tersebut...

4. Cek kondensator2nya dan Resistor2nya. Konden sator yg rusak biasanya ditandai dgn kerusakan fisik yg bisa dilihat dgn mata, misalnya memudarnya warna komponen, mengelupasnya kulit komponen atau sering juga dgn membengkaknya komponen( menonjol bagian atasnya seperti mau meletur) yg sudah curiga seperti itu ganti saja dgn yg baru karena harganya tdk mahal. Lalu lanjutkan dgn pengukuran nilai Resistor2nya mengutamakan pada resistor yg dibawah 10 ohm, dlm pengecekan resistor ini anda harus menggunakan mvlti tester karena kerusakan resistor sering dijumpai dgn tdk berobahnya warna komponen. Jadi banyak putusnya resistor atau mengembangnya nilai resistor tapi kondisi fisiknya masih utuh tanpa perobahan. Maka harus teliti selama melakukan pengukuran nilai resistor ini.

Mengatasi Tv Lg 21 flat rusak ada suara tidak ada gambar

Kerusakan tv ada suara tetapi tidak ada gambar, apabila tv dihidupkan gambar tidak mucul hanya ada suara seperti radio, kerusakan seperti ini sering terjadi pada beberapa merk tv. Orang awam mengira bahwa tv rusak layarnya atau rusak IC gambarnya. Tetapi dari pengalaman di meja kerja saya selama ini sudah banyak saya jumpai kerusakan tv seperti ini ternyata kerusakannya tidak sulit.
 Ok... Langsung saja ke cara memperbaiki kerusakannya. Lepaskan kabel tv dari stok kontak listrik lalu buka tutup kesingnya. Bersihkan mesin kalau banyak debunya menggunakan kuas yang kering. Coba Tv dinyalakan dan periksa tegangan G2nya kalau bagus coba periksa tegangan filamen atau hitler layarnya. Untuk Tv Lg yang sedang saya hadapi ternyata tegangan G2nya normal. Setelah saya ngecek tegangan filamen layarnya ternyata nol volt. Dan begitu saya perhatikan filamen layar memang tidak menyala sama sekali, langsung saja saya urutkan jalurnya dan ternyata benar ada Resistor yang putus, karena nilai resistornya sudah tidak bisa dibaca maka saya ganti dengan Resistor 2,2 ohm 2 what. Ingat saat mengganti komponen Tv harus dalam keadaan mati dan agar aman selama proses penggantian komponen hubungan tv dengan stok kontak listrik saya cabut. Setelah selesai memasang komponen yang baru, Tv saya hidupkan dan gambar sudah muncul dengan sempurna. Karena gambar masih bagus maka saya tidak melakukan penyetelan scren maupun fokus.

Memperbaiki Tv Cina tdk ada gambar

 Tv Cina tidak ada gambar sementara suara bagus, tampilan layar ada gelombang warna yg bergerak.
Kerusakan seperti ini sering terjadi pada beberapa merk tv cina, tv akari dll. Sementara orang menduga bahwa kerusakan seperti ini karena ada kerusakan pada ic video, atau ic croma. Ternyata setelah saya menjumpai sekian banyak kasus kerusakan seperti ini adalah adanya kerusakan pada filter regulator suplay Ic croma.
  Kerusakan terjadi karena ada elco yg kering, hal ini kebanyakan bisa dilihat dgn mata bahwa elco yg rusak mengalami perubahan bentuk, warna elconya atau cacat fisik elconya, hamil atau kulitnya mau mengelupas. Ganti saja semua elco yg ada tanda2 rusak dengan elco baru yg sama nilainya setelah itu coba tv di cek.





3 komentar:

  1. Mas saya ada tv sharp di rumah rusaknya saya ndak tau,kl saya hidupkan power masuk n gambar tdk keluar sedikitpun...kira2 apa nya yaaaaa mas
    makasih sebelumnya

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  3. artikel curhat,,
    tapi lucu, unik, menarik, dan bermanfaat banget.

    dan saya mau tanya,,
    saya punya tipi panasonic 29 inch,
    kalau dihidupin gak bisa langsung nyala,led kedap-kedip (merah-hijau) dan nunggu beberapa menit baru bisa nyala.tapi gak bisa nyala normal, gambarnya agak kabur dan beberapa menit baru nyala normal lagi.

    nyuwun informasi secepe'e nggee,,
    dan tolong kirim via email,, danny.xhinthink@gmail.com
    matur suwun...

    BalasHapus